Jurnal Stoikiometri

ULASAN: jurnal stoikiometri kimia Peranan Ilmu Kimia Di Bidang Otomotif Ilmu kimia memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sehari-hari dari pada pada ilmu-ilmu yang lainnya walaupun banyak dari kita yang tidak menyadarinya. Sodom persecution mania remastered rar. Reaksi 4 mL NaOH dan 2 mL HCl merupakan reaksi non stoikiometri karena HCl habis bereaksi terlebih dahulu dan bersisa NaOH sebanysk 2 mmol. Reaksi antara 5 mL dan 1 mL HCl merupakan reaksi non stoikiometri karena HCl habis bereaksi terlebih dahulu dan masih bersisa NaOH sebanyak 4 mmol.
Ilmu kimia adalah ilmu pengetahuan kualitatif, dalam ilmu pengetahuan alam, bertanya dan menjawab merupakan proses yang sangat penting, dalam ilmu pengetahuan kimia, pertanyaan yang diajukan bukan hanya apa saja hasilnya suatu reaksi, tetapi juga tentang berapa banyaknya hasil reaksi yang dapat diperoleh dalam suatu reaksi yang dihasilkan dari beberapa banyak zat-zat reaksi. Dalam ilmu kimia, stoikiometri adalah bidang yang mempelajari aspek kualitatif, stoikiometri berasal dari bahasa Yunani “metrain” berarti mengukur dan “stokhelon” berarti unsur. Hal ini berhubungan dengan kuantitas perubahan kimia, selain dari pada massa adalah kuantitas seperti kalor, cahaya atau listrik dan volume pereaksi juga menyangkut reaksi gas (Ahmad. Dalam mengadakan pengamatan, kita melakukan percobaan dengan keadaan yang dikendalikan agar dapat data yang tidak dapat dinyatakan dalam angka atau bilangan pernyataan umum yang disimpulkan dari fakta perubahan tersebut hukum alam atau hukum-hukum biasanya yang diungkapkan dalam pernyataan sederhana atau berupa hubungan satu besaran dengan besaran lainnya, tetapi tidak berisi penjelasan.
Merumuskan hipotesis adalah pekerjaan yang cukup sulit dalam metode ilmiah, karena untuk menjawab suatu masalah, banyaklah kemungkinannya, kebenaran hipotesis dapat diketahui setelah diuji dengan percobaan dalam laboraturium. Hipotesis yang teruji kebenaran nya melalui percobaan yang dilakukan berulang kali, dapat dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan umum yang disebut teori (Syukri. Ilmu kimia mempelajari bangun (struktur) materi dan perubahan-perubahan yang dalami materi ini dalam proses alamiah maupun eksperimen yang direncanakan. Seperti dalam semua ilmu pengetahuan alam orang terus-menerus mebuat pengamatan dan mengumpulkan fakta yang kemudian dicatat dengan cermat sampai dibuat kesimpulan.
Sebelum menarik kesimpulan, data hasil observasi yang banyak diringkas menjadi satu pernyataan singkat yang disebut hokum. Hokum dan fakta yang ada dijelaskan dengan bantuan hipotesis atau suatu teori yang dirancang untuk menyatakan mengapa atau bagaimana suatu hal dapat terjadi. Semua hal ini jika disimpulkan merupakan suatu prosedur yang disebut penelitian ilmiah yang melibatkan tiga langkah utama, yaitu. Hipotesis yang diajukan kadang-kadang terbukti tidak terlalu sesuai dengan keadaan yang nyata dan terjadi, walaupun tak segera ditolak. Hal ini terjadi karena banyak para ilmuan kimia yang enggan untuk meninggalkan teori lama untuk menganut dan mengembangkan teori yang baru yang oleh mereka dikatakan masih banyak hal-hal dalam yang samar-samar menjadi dan tidak jelas. Oleh sebab itu hipotesis dapat ditolak, diubah atau walaupun jarang, sesudah diuji saksama, bahkan menjadi hukum atau teori ilmiah (Bakti Rivai.2010:11-12).